Beras Premium dan Beras Medium, Manakah Yang Lebih Baik??

April 17, 2023

Beras menjadi komoditas pangan utama di Indonesia sebagai makanan pokok sehari-hari. Di pasaran, banyak produk beras dengan beragam mutu mulai dari premium hingga medium.

Secara umum, definisi beras premium adalah beras dengan mutu terbaik. Sedangkan beras medium adalah beras dengan mutu baik, yang meliputi klasifikasi mutu baik 1, mutu baik 2, dan mutu baik 3.

Seiring berjalannya waktu, klasifikasi tersebut mengalami perubahan. Pada tahun 2017, Menteri Pertanian RI mengeluarkan Permentan no. 31 tentang Kelas Mutu Beras sebagai dasar perubahan SNI Beras sebagai upaya pemutakhiran standar beras nasional. Perubahan ini akhirnya menjadikan klasifikasi beras hanya terbagi dalam 2 kelas, yakni premium dan medium. Jadi sudah jelas bedanya perubahannya pada kelompok mutu, dari 4 kelompok pada SNI (dari premium sampai medium 3) menjadi 2 kelompok pada Permentan (premium dan medium).

1. Salah satu perbedaan antara beras premium dan medium adalah dari parameter beras kepala.

Beras kepala adalah butir beras dengan ukuran lebih besar 80% bagian dari butir beras utuh. Beras kepala disyaratkan dalam standarisari beras karena menentukan tingkat keutuhan beras setelah proses penggilingan. Penggilingan yang terlalu keras akan menghasilkan butir patah dan menir yang banyak. Dengan kata lain, akan ada butir beras seperti hancur atau dengan butiran yang lebih kecil ukurannya. Beras kepala disyaratkan minimal 85% untuk mutu beras premium dan minimal 75% untuk mutu beras medium.

2. Parameter kadar butir beras lainnya yang terdiri atas butir menir, merah, kuning/rusak, dan kapur.

Beras premium tidak boleh memiliki kandungan dalam parameter tersebut alias 0%. Adapun kandungan tersebut masih bisa ada dalam beras medium dengan kadar 5%.

3. Beras premium tidak boleh memiliki kadar butir gabah sama sekali. Sedangkan beras medium kadar butir gabahnya adalah maksimal 1 butir/100 gram.

4. Beras tidak boleh tercampur benda asing sama sekali alias 0%. Sedangkan beras medium, boleh memiliki kadar benda lain adalah maksimal 0,05%.

Benda asing yang dimaksud adalah benda-benda selain butiran beras yang terdapat dalam beras seperti butiran batu kecil atau kerikil, sekam atau benda lainnya.

Jadi, manakah yang lebih baik? Beras premium atau beras medium? Pada dasarnya kandungan gizi tetap sama, baik pada beras premium maupun beras medium. Jika kita ingin mendapatkan cita rasa nasi yang terbaik dan lebih aman dari kontaminasi benda-benda asing, maka jawabannya adalah beras kualitas premium. Sebaliknya, jika kita menginginkan beras dengan harga yang lebih terjangkau namun dengan kualitas yang tidak berbeda jauh, maka dapat memilih beras kualitas medium. Bukan berarti beras medium tidak baik, karena semua sudah ada standard masing-masing. Hanya saja, semua pilihan tersebut kembali lagi pada selera, prioritas dan kebutuhan pengguna.